Skip to content

Orang Kafir Akan Abadi di Neraka

Orang Kafir Akan Abadi di NerakaAllah Befirman dalam surah Al-Ahzab:

إِنَّ ٱللَّهَ لَعَنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ وَأَعَدَّ لَهُمۡ سَعِيرًا ٦٤ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۖ لَّا يَجِدُونَ وَلِيّٗا وَلَا نَصِيرٗا ٦٥

“Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka), mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak memperoleh seorang pelindungpun dan tidak (pula) seorang penolong”. (Al-Ahzab: 64-65)

Al-Qur’an menggolongkan manusia menjadi tiga jenis, yaitu manusia-manusia yang beriman, manusia-manusia yang kafir, dan manusia-manusia yang munafik. Secara global ciri-ciri ketiga jenis manusia ini diteriakan dalam surah  Al-Baqarah ayat 1 samapai ayat 17.

Yang disebut orang-orang beriman adalah “mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian hartanya. Mereka juga beriman kepada kepadda kitab (Al-Qur’an) dan kitab-kitab yang telah diturunkan Allah lewat nabi-nabi sebelum kerasulan Muhammad. Mereka pun yakin dan percaya akan adanya (kehidupan) akhirat. Dalam hal ini surah Al-Baqarah ayat 3 sampai 4 telah menjelaskan.

Adapun yang disebut orang-orang kafir adalah orang-orang yang tidak beriman dan sama sekali tidak percaya terhadap kebenaran Allah. Merka adalah orang-orang yang mengingkari agama Allah, tidakk  mau mempercayai adanya Allah, nabi-nabinya, malaikat-malaikatnya, kitab-kitabnya, hari kiamat dan dan tak pula perccaya kepada qada  dan qadar-Nya. Dengan demikian orang-orang kafir adalah orang-orangyang tidak punya iman kepada Allah. Mereka  adalah orang-orang non muslim yang tidak mau mengakui Allah sebagai Tuhan.  Al-Qur’an mejelaskan bahwa orang-orang kafir tak akan mau menerima kebenaran yang datang dari Islam.

Allah berfirman:

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ سَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَأَنذَرۡتَهُمۡ أَمۡ لَمۡ تُنذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ٦

“sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak mau beri peringatan, mereka tiddak akan beriman”. (Al-Baqarah: 6)

Ada banyak karakter dan ciri yang memiliki orang-orang kafir yang telah disebutkan oleh Al-Qur’an. Dalam surah Al-Baqarah ayat 170, misalnya Allah menjelaskan bahwa orang-orang kafir itu tidak mau menerima kebenaran bahwa islam-lah agama yang haq dan Allah-lah sesungguhnya Tuhan semesta alam itu.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّبِعُواْ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُواْ بَلۡ نَتَّبِعُ مَآ أَلۡفَيۡنَا عَلَيۡهِ ءَابَآءَنَآۚ أَوَلَوۡ كَانَ ءَابَآؤُهُمۡ لَا يَعۡقِلُونَ شَيۡ‍ٔٗا وَلَايَهۡتَدُونَ ١٧٠

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutlah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab, “(tidak), tetapi kammi hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) dari nenek moyang kami”. (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?” (Al-Baqarah: 170)

Mereka lebih  memilih kepercayaan dan keyakinan nenek moyang mereka, meski kepercayaan dan keyakinan itu benar-benar salah dan menyesatkan. Mereka punn memandang bahwa ajaran islam itu salah dan bertentangan dengan agama yang mereka anut.

Allah berfirman:

زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا وَيَسۡخَرُونَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْۘ وَٱلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ فَوۡقَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ وَٱللَّهُ يَرۡزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيۡرِ حِسَابٖ ٢١٢

“Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang beriman. Padahal orang-orang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat.” (Al-Baqarah: 212)

Seperti itulah sifat dan karakter orang-orang kafir. Masih ada banyak lagi sifat yang diungkapkan Al-Qur’an tentang keberadaan orang kafir ini. Namun beberapa ayat diatas kiranya sudah cukup dijadikan sebagai ciri umum, bahwa yang disebut orang kafir ialah mereka yang ingkar. Ingkar yang dimaksud disini ialah ingkar terhadap ajaran agama yang dibawah oleh nabi Muhammad. Mereka mengingkari semua ajaran islam dari mulai dari soal keyakinan sampai pada perintah-perintah dan laranga agama. Pendek kata yang dimaksud orang kafir adalah orang yang tidka beriman kepada Allah,  dan mereka bukan orang-orang Islam.

Sebagai orang yang ingkar terhadap  keesaan Allah dan tidak mau mengakui kebenaran islam, bahkan jika diluhat dimasa nabi, bahkan mungkin sampai sekarang ini tindakan mereka selalu memusuhi islam, maka wajar jika mereka dianggap sebagai musuh besar bagi semua umat islam. Allah pun murka dengan keberadaan mereka. Makanya Allah sudah menyiapkan azab yang teramat pedih bagi mereka. Kelak mereka akan mendapati neraka untuk selama-lamanya. Tidak ada batas waktu sampai  kapan orang-orang kafir ini harus menerima azab Allah. Hal ini beda dengan orang-orang islam yang masih punya iman kepada Allah.

Published inSurga Neraka