Skip to content

Salaf dan Salafiyah

Salaf dan SalafiyahKita sering mendengar istilah salaf, salafiyah, salafiyun, salafiyin, salafy,  atau salafi. Kata-kata ini memiliki makna tertentu dan sering digunakan dalam situasi berbeda dasar dari semua istilah itu ialah kata salaf yang berarti: terdahulu, telah lalu, telah selesai kaum dimasa lalu  dan sebagainya.

Adapun secara istilah,  yang dimaksud salaf disini ialah salafus shaleh, yaitu para pendahulu umat islam yang shalih. Mereka adalah tiga generasi islam pertama, yaitu generasi sahabat, generasi tabi’in  (para pengikut sahabat) dan genarasi Tabi’ut Tabi’in (para pengikut Tabi’in). Hal ini dipahami dari riwayat Nabi Saw, bahwa beliau bersabda: “ sebaik-baik kurun adalah kurunku, lalu orang-orang yang datang sesudahnya, lalu orang-orang yang datang kepadanya.”

Salafus Shaleh telah dipuji dalam Al-qur’an

وَٱلسَّٰبِقُونَ ٱلۡأَوَّلُونَ مِنَ ٱلۡمُهَٰجِرِينَ وَٱلۡأَنصَارِ وَٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوهُم بِإِحۡسَٰنٖ رَّضِيَ ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُ وَأَعَدَّ لَهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي تَحۡتَهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۚ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ ١٠٠

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah: 100)

Mereka juga disebutkan sebagai Khairu Ummah (sebaik-baik ummat). “kalian adalah sebaik-baik umat yang dikeluarkn ketengah-tengah manusia.”  (Al-Imran: 10)

Secara sederhana Salafiyah bisa diartikan sebagai khazanah ilmu atau ajaran Salafus Shalih. Sedang Salafiyun atau Salafiyin ialah orang-orang yang mengikuti ajaran Salafus Shalih. Adapun  Salafy atau Salafi ialah  sebutan bagi orang-orang yang mengikuti ajaran Salafus Shaleh. Salafiyah adalah ajarannya, Salafiyin adalah para pengikutnya, sedang Salafy adalah sebutan bagi mereka. Istilah  Salafy juga  mencerminkan makna komunitas ideologis. Ia serupa dengan sebutan lain seperti Maliki (pengikut mazhab imam Malik), Hanbali (pengikut mazhab imam Ahmad) Ikhwani (pengikut gerakan Ikhwanul Muslimin), Tablighi (pengikut jama’ah tabligh), Khariji (pengikut paham Khawarij), Aqlani (pengikut paham rasionalisme), dan lain-lain.

Seseorang kadang dianggap oleh orang lain sebagai Salafiyi,  sebab sikap dan perilakunya menunjukan kesetiaannya kepada ajaran Salafus Shalih, meskipun dia tidak pernah menyebut dirinya Salafy. Tetapi ada kalanya, orang-orang tertentu sering menyebut dirinya sebagai Salafy, meskipun  mereka sendiri belum memahami dan mengamalkan ajaran Salafus Shalih itu. Istilah salafy kemudiann menjadi sebutan bagi komunitas yang mengingatkan dirinnya dengan ajaran Salafus Shalih , baik dalam ikatan yang bersiat kuat maupun ikatan sangat longgar.

Published inSalafiyah