Skip to content

Pengkhianatan Lubaid bin Al-A’sham Al-Yahudi Kepada Nabi Saw

Pengkhianatan Lubaid bin Al-A'sham Al-Yahudi Kepada Nabi SawSifat jelek orang Yahudi yang lahir dan tumbuh dalam piaraan orang-orang Yahudi, mereka menyihir Rasulullah Saw untuk melaksanakan perintah nenek moyang mereka dari golongan Yahudi. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam shahih Al-Bukhari, dari Ibrahim bin Musa, dari Isa bin Yusuf, dari Hasyim, dari ayahnya, dari  Aisyah ra, dia bertkata, “Seorang laki-laki dari Bani Zuraiq yang bernama Lubaid bin Al-A’sham menyihir Rasulullah Saw hingga di bayangkan kepada beliau, bahwa beliau melakukan sesuatu, akan tetapi tidak melakukan sesuatu itu.

Hingga pada suatu malam, beliau bersamaku, akan tetapi belau memanggil-manggil, kemudian berkata, “Wahai Aisyah, apakah kamu merasa Allah telah menurunkan fatwa kepadaku, tentnag apa yang kamu minta fatwanya? Dua orang datang kepadaku, dan salah satunya duduk disamping kepalaku, dan satunya duduk disamping kakiku, dan salah satunya bertanya kepada temannya, “Sait apakah pria ini?” Temannya menjawab, “Terkena sihir. “Dia bertanya, “Siapa orang yang telah menyihirnya? “Temannya menjawab, “Lubaid bin Al-A’sham.” Dia bertanya, “Pada apa yang telah disihirnya? “Temannya menjawab, “Pada sisir, dan pucuk kurma jantang kering.” Dia bertanya, “Di mana ia berada? “Temannya menjawab, “Di sumur Dzarwan.

Rasulullah Saw pun kemudian mendatanginya bersama beberapa orang sahabatnya. Beliau lalu berkata, “Wahai Aisyah, sumur itu airnya mengenang , dan ujung pohon kurmanya seperti kepala setan, “Saya berkata, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau tidak mengeluarkannya? Beliau menjawab, “Allah telah memaafkan aku, maka aku takut menyebarkan keburukannya kepada orang-orang. “Beliau lalu menyuruh menguburkannya. “Hadits ini terdapat dalam Shahih Al-Bukhari dengan beberapa redaksi lainnya dari Aisyah,  Ummul Mukminin.

Published inPenghianatan Dalam Islam